Ketahui bagaimana cara mengatasi gigi berlubang

“Dilansir dari laman Hellosehat” berikut beberapa bahan-bahan alami yang dapat kamu gunakan untuk mengatasi gigi berlubang¸seperti:

  • Kunyit

Kunyit mengandung vitamin C yang bersifat antibakteri dan antiperadangan. Manfaat yang bisa Anda peroleh berupa kesehatan gusi dan mencegah gigi berlubang dari infeksi bakteri. Cara mengaplikasikannya dengan menghancurkan kunyit menjadi bubuk, atau Anda bisa mencari bubuk kunyit di toko. Biarkan selama beberapa menit, lalu berkumur dengan air hangat. Cara lainnya, campurkan ½ bubuk kunyit dengan sedikit minyak mustard, lalu oleskan sambil memijat gigi dan gusi. Biarkan selama 10 menit, kemudian ludahkan campuran tersebut.

  • Garam

Ya, Anda bisa gunakan garam untuk mengobati gigi berlubang. Garam mengandung antiseptik dan antibakteri. Anda bisa menggunakan air garam sebagai obat kumur untuk mengurangi peradangan serta nyeri, mengatasi infeksi, serta mencegah perkembangan bakteri di mulut.

  • Cengkeh

Bersifat antiperadangan, analgesik, dan antibakteri membuat cengkeh menjadi salah satu bahan yang penting untuk mengatasi masalah gigi. Tak hanya itu, cengkeh juga mampu mengurangi rasa sakit dan mencegah penyebaran gigi berlubang.

  • Oil pulling

Oil pulling merupakan teknik berkumur dengan minyak. Pengobatan Ayuverdic – berasal dari budaya India – ini telah digunakan berabad lalu. Manfaat yang ditawarkan berupa oral detoksifikasi. Anda bisa menggunakan minyak kelapa, minyak biji wijen, atau minyak zaitun

  • Bawang putih
READ  Mengenal Penyakit Abses Gusi

Bawang putih dapat berfungsi sebagai antibakteri dan sangat direkomendasikan untuk mengatasi gigi berlubang. Selain itu, bawang putih juga dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul akibat gigi berlubang dan membuat gusi serta gigi menjadi lebih sehat.

 

“dilansir dari laman Alodokter” nenerapa pemeriksaan biasanya diawali dengan sesi tanya jawab, terutama seputar gejala yang dialami oleh beberapa pasien. Dokter gigi kemudian akan melihat beberapa kondisi mulut dan gigi, lalu menyentuh gigi dengan alat khusus untuk melakukan pemeriksaan pada bagian area yang lunak akibat adanya kerusakan gigi. Rontgen gigi ternyata juga dapat digunakan untuk memeriksa kondisi gigi. Foto Rontgen dapat menunjukan kerusakan yang terjadi dalam gigi, meskipun kerusakan belum terlihat dengan mata secara keseluruhan. Pengobatan pada masalah gigi tentunya dapat berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahan dan kondisi yang dialami oleh masing-masing pasien. Beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang tersebut seperti:

  • Crown Crown atau kurung gigi biasanya dipilih untuk mengatasi kerusakan yang lebih parah atau pada pasien yang memiliki kondisi gigi yang lemah. Crown adalah tindakan pemasangan mahkota gigi palsu di atas gigi yang rusak. Sebagian besar gigi yang rusak akan dikikis, disisakan sebagian kecil untuk tumpuan mahkota gigi palsu. Sama seperti bahan yang digunakan untuk tambal gigi, mahkota gigi palsu dapat terbuat dari emas, porselen, atau komposit resin.
  • Filling atau tambal gigi merupakan tindakan yang paling umum dilakukan dalam mengatasi gigi berlubang. Saat proses berlangsung, dokter terlebih dahulu akan menggunakan bor untuk membuang bagian gigi yang rusak. Gigi yang sudah dibuang bagian rusaknya kemudian ditambal dengan bahan-bahan khusus, seperti komposit resin, porselen, emas, atau perak.
  • Cabut gigi. Tindakan ini biasanya dilakukan ketika kerusakan yang terjadi sudah parah dan tidak dapat dipulihkan lagi. Pemasangan gigi palsu atau implan gigimenjadi solusi untuk mengisi celah bekas gigi yang dicabut.
  • Root canal. Root canal atau perawatan saluran akar gigiumumnya dilakukan ketika kerusakan yang terjadi sudah mencapai bagian dalam gigi atau akar gigi. Tindakan ini adalah untuk memperbaiki kerusakan yang ada tanpa harus mencabut gigi.
READ  Ini, Lho, 6 Alasan Kenapa Anda Harus Melalukan Pemeriksaan Gigi Setiap 6 Bulan Sekali!

Sumber: Sehatq.com